Tentang Arbitrase

"Arbitrase BANI" adalah cara penyelesaian sengketa perdata di BANI yang didasarkan pada Perjanjian Arbitrase sebagaimana dimaksud oleh UU No. 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase & Alternatif Penyelesaian Sengketa. Dalam Arbitrase, sengketa Para pihak akan diperiksa dan diputus oleh Arbiter Tunggal/ Majelis Arbitrase sesuai dengan Peraturan & Acara Arbitrase BANI sebagai sebuah putusan yang bersifat final dan mengikat.

Standar Perjanjian Arbitrase BANI:

"Semua sengketa yang timbul dari dan/ atau sehubungan dengan Perjanjian ini dan/ atau pelaksanaan Perjanjian ini, yang tidak dapat diselesaikan secara musyawarah, baik mengenai cidera janji maupun perbuatan melawan hukum, termasuk mengenai pengakhiran dan/ atau keabsahan perjanjian ini, akan diselesaikan dan diputus melalui Arbitrase pada Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) yang berbadan hukum berdasarkan surat keputusan Menteri Kehakiman Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-0064837.AH.01.07.TAHUN 2016 tanggal 20 Juni 2016, berdasarkan Peraturan-peraturan BANI, dan Putusan Arbitrase tersebut bersifat final dan mengikat."

Catatan:

Para Pihak menambahkan klausula tersebut di atas dengan kesepakatan lain, misalnya mengenai tempat Arbitrase atau diselenggarakannya, jumlah Arbiter, dan Bahasa yang akan digunakan atau Acara Arbitrase. Contoh: 

"Semua sengketa yang timbul dari dan/ atau sehubungan dengan Perjanjian ini dan/ atau pelaksanaan Perjanjian ini, yang tidak dapat diselesaikan secara musyawarah, baik mengenai cidera janji maupun perbuatan melawan hukum, termasuk mengenai pengakhiran dan/ atau keabsahan perjanjian ini, akan diselesaikan dan diputus melalui Arbitrase di Jakarta pada Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) yang berbadan hukum berdasarkan surat keputusan Menteri Kehakiman Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-0064837.AH.01.07.TAHUN 2016 tanggal 20 Juni 2016, dalam suatu Majelis Arbitrase yang berjumlah 3 (tiga) orang Arbiter dan menggunakan Bahasa Indonesia, berdasarkan Peraturan-peraturan BANI, dan Putusan Arbitrase tersebut bersifat final dan mengikat."

 

Biaya Arbitrase

JENIS BIAYA-BIAYA LAYANAN ARBITRASE:

No. Jenis Biaya Keterangan
1. Biaya Pendaftaran Permohonan Arbitrase Biaya ini dibayar oleh Pemohonkepada BANI pada saat mengajukan pendaftaran Permohonan Arbitrase/ Permohonan Rekonpensi.
2. Biaya Pendaftaran Permohonan Rekonpensi (jika ada) Biaya ini dibayar oleh Termohon kepada BANI pada saat mengajukan Permohonan Rekonpensi.
3. Biaya Layanan Administrasi & Arbiter
  • Biaya ini dibayar oleh Para Pihak kepada BANI secara penuh sebelum Arbiter Tunggal ditunjuk/ Majelis Arbitrase terbentuk.
  • Biaya ini dihitung berdasarkan nilai sengketa menurut skala tarif dengan minimum biaya.
  • jika nilai sengketa tidak berupa suatu tuntutan pembayaran uang, besarnya nilai sengketa ditetapkan berdasarkan tafsiran Dewan Pengurus BANI dengan memperhatikan kompleksitas perkara.
  • Permohonan Rekonpensi juga dikenakan Biaya Layanan Administrasi & Arbiter.
4. Biaya Pemeriksaan Arbitrase Biaya ini diperlukan untuk:
  • sewa ruang persidangan, jika dilakukan di luar kantor BANI;
  • transportasi, akomodasi dan uang saku untuk Arbiter dan Sekretaris dari luar kota/ negeri tempat diselenggarakannya persidangan;
  • transportasi, akomodasi dan uang saku untuk menghadirkan saksi dan atau ahli untuk didengar keterangannya;
  • penggandaan dokumen dan pengiriman surat-menyurat;
  • konsumsi selama persidangan;
  • biaya perundingan dalam rangka upaya perdamaian, jika ada;
  • biaya pemeriksaan untuk Putusan Sela, jika ada;
  • biaya pemeriksaan untuk Permohonan Rekonpensi, jika ada;
  • lain-lain pengeluaran yang wajar dan relevan untuk keperluan persidangan yang dapat diterima dan atau disepakati oleh Para Pihak.

Biaya pemeriksaan ditanggung langsung oleh masing-masing Pihak, namun untuk pengeluaran bersama yang tidak besar Para Pihak masing-masing menyetor Deposit Biaya Perundingan kepada BANI, dengan ketentuan:
  • Para Pihak akan diminta melakukan penambahan dana (top-up) jika deposit kurang dari 50%;
  • Deposit, jika ada sisa, akan dikembalikan kepada Para Pihak setelah Mediasi selesai.
5. Biaya Layanan Administrasi & Mediator Apabila dalam Arbitrase diselenggarakan Mediasi, berlaku ketentuan sebagai berikut:
  • jika Para Pihak menunjuk salah satu Arbiter dalam Majelis Arbitrase sebagai Mediator, Para Pihak tidak perlu lagi membayar Biaya Layanan Administrasi & Mediator karena sudah termasuk dalam Biaya Layanan Administrasi & Arbiter;
  • jika Para Pihak menunjuk Mediator dari luar Majelis Arbitrase, Para Pihak dikenakan Biaya Layanan Administrasi & Mediator.
6. Biaya Pembuatan Akta Perdamaian
  • Jika Kesepakatan Perdamaian dicapai dalam negosiasi/ Mediasi yang menjadi bagian dari proses Arbitrase, Para Pihak tidak perlu lagi membayar Biaya Pembuatan Akta Perdamaian karena sudah termasuk dalam Biaya Layanan Administrasi & Arbiter.
  • Jika Kesepakatan Perdamaian dicapai dalam negosiasi/ Mediasi di luar Arbitrase BANI, Para Pihak dikenakan Biaya Pembuatan Akta Perdamaian yang besarnya flat berapapun nilai sengketanya.
7. Biaya Pelaksanaan Putusan Arbitrase/ Akta Perdamaian Biaya pelaksanaan Putusan Arbitrase/ Akta Perdamaian menjadi tanggung jawab Para Pihak sendiri sesuai ketentuan yang berlaku pada Pengadilan Negeri di mana putusan/ akta akan didaftarkan dan atau dieksekusi.

BESARNYA BIAYA-BIAYA LAYANAN ARBITRASE:

No. Jenis Biaya Besar Biaya
1. Biaya Pendaftaran Permohonan Arbitrase Rp. 2.500.000,-
2. Biaya Pendaftaran Permohonan Rekonvensi Rp. 2.500.000,-
3. Biaya Layanan Administrasi & Arbiter
  • minimum biaya Rp. 45.000.000,-
  • sesuai skala tarif pada tabel di bawah ini.
4. Biaya Pemeriksaan Arbitrase
  • at cost sesuai pengeluaran.
  • Deposit, @ Rp. 5.000.000,-
5. Biaya Layanan Administrasi & Mediator
  • tidak ada, jika Para Pihak menunjuk salah satu Arbiter dalam Majelis Arbitrase sebagai Mediator.
  • sesuai skala tarif pada tabel Biaya Layanan Administrasi & Mediator dengan minimum biayanya.
6. Biaya Pembuatan Akta Perdamaian
  • tidak ada, jika Kesepakatan Perdamaian dicapai dalam negosiasi/ Mediasi yang menjadi bagian dari proses Arbitrase;
  • jika Kesepakatan Perdamaian dicapai dalam negosiasi/ Mediasi di luarArbitrase BANI, maka dikenakan biaya Rp. 50.000.000,-
7. Biaya Pelaksanaan Putusan Arbitrase/ Akta Perdamaian N/A

SKALA TARIF BIAYA LAYANAN ADMINISTRASI & ARBITER:

No. Nilai Sengketa Biaya
1. kurang dari Rp 500.000.000 10,0% nilai sengketa
2. sampai dengan Rp. 500.000.000,- 9,0 % nilai sengketa
3. sampai dengan Rp. 1.000.000.000,- 8,0 % nilai sengketa
4. sampai dengan Rp. 2.500.000.000,- 7,0 % nilai sengketa
5. sampai dengan Rp. 5.000.000.000,- 6,0 % nilai sengketa
6. sampai dengan Rp. 7.500.000.000,- 5,0 % nilai sengketa
7. sampai dengan Rp. 10.000.000.000,- 4,0 % nilai sengketa
8. sampai dengan Rp. 12.500.000.000,- 3,5 % nilai sengketa
9. sampai dengan Rp. 15.000.000.000,- 3,2 % nilai sengketa
10. sampai dengan Rp. 17.500.000.000,- 3,0 % nilai sengketa
11. sampai dengan Rp. 20.000.000.000,- 2,8 % nilai sengketa
12. sampai dengan Rp. 22.500.000.000,- 2,6 % nilai sengketa
13. sampai dengan Rp. 25.000.000.000,- 2,4 % nilai sengketa
14. sampai dengan Rp. 27.500.000.000,- 2,2 % nilai sengketa
15. sampai dengan Rp. 30.000.000.000,- 2,0 % nilai sengketa
16. sampai dengan Rp. 35.000.000.000,- 1,9 % nilai sengketa
17. sampai dengan Rp. 40.000.000.000,- 1,8 % nilai sengketa
18. sampai dengan Rp. 45.000.000.000,- 1,7 % nilai sengketa
19. sampai dengan Rp. 50.000.000.000,- 1,6 % nilai sengketa
20. sampai dengan Rp. 60.000.000.000,- 1,5 % nilai sengketa
21. sampai dengan Rp. 70.000.000.000,- 1,4 % nilai sengketa
22. sampai dengan Rp. 80.000.000.000,- 1,3 % nilai sengketa
23. sampai dengan Rp. 90.000.000.000,- 1,2 % nilai sengketa
24. sampai dengan Rp. 100.000.000.000,- 1,1 % nilai sengketa
25. sampai dengan Rp. 200.000.000.000,- 1,0 % nilai sengketa
26. sampai dengan Rp. 300.000.000.000,- 0,9 % nilai sengketa
27. sampai dengan Rp. 400.000.000.000,- 0,8 % nilai sengketa
28. sampai dengan Rp. 500.000.000.000,- 0,6 % nilai sengketa
29. lebih dari Rp. 500.000.000.000,- 0,5 % nilai sengketa

CARA PENGHITUNGAN BIAYA LAYANAN ADMINISTRASI & ARBITER:

Penghitungan Biaya Layanan Administrasi & Arbiter dilakukan secara berjenjang dengan terlebih dahulu menghitungnya berdasarkan prosentase pada kisaran nilai sengketa sebelumnya, dengan ilustrasi penghitungan sebagai berikut:

  • Nilai sengketa Rp. 1.500.000.000,-
  • Biaya Administrasi & Arbiter = (1.000.000.000,- X 8,0%) + (500.000.000 X 7,0%)
    = 80.000.000 + 35.000.000
    = 115.000.000,-


INFORMASI LENGKAP: Apabila Anda ingin mengetahui lebih rinci mengenai ketentuan biaya-biaya layanan Arbitrase, silahkan mengunduh file berikut: